Rekap Hasil Yonex French Open 2025: Perak Fajar/Fikri dan Kilau Prestasi Indonesia
- Admin

- Oct 29, 2025
- 2 min read
Yonex French Open 2025, turnamen BWF World Tour Super 750 dengan hadiah USD 950.000, resmi berakhir pada 26 Oktober di Glaz Arena, Rennes, Prancis. Ajang ini menyajikan persaingan ketat antar pebulutangkis dunia, dan bagi Indonesia, hasilnya membawa kebanggaan meski campur aduk. Sorotan utama jatuh pada medali perak ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri—prestasi tunggal di podium. Dengan enam wakil ke babak 16 besar dan Alwi Farhan tembus perempat final, Indonesia kembali tunjukkan kedalaman skuad di kancah bulutangkis internasional.
Ganda Putra: Perak Gemilang Fajar/Fikri
Sektor ganda putra menjadi andalan Indonesia, dengan tiga pasangan lolos ke babak 16 besar. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (unggulan 8) tampil heroik: mengalahkan Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard (Denmark) 21-14, 21-16 di 16 besar, lalu stun Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia, unggulan 2) di semifinal. Di final, mereka kalah dari Kim Won-ho/Seo Seung-jae (Korea Selatan) 10-21, 21-13, 12-21 setelah 61 menit pertarungan sengit. Perak ini jadi yang terbaik sejak 2023, tambah poin ranking, dan bukti adaptasi pasangan baru mereka.
Tunggal Putra: Alwi Farhan Jadi Bintang Muda
Di tunggal putra, Jonatan Christie (unggulan 1) lanjutkan streak 11 kemenangan dengan gasak Kenta Nishimoto (Jepang) di ronde pertama, tapi tersingkir di 16 besar oleh Koki Watanabe (Jepang) 21-11, 19-21, 23-25 usai 80 menit. Anthony Sinisuka Ginting menang mudah atas Lee Cheuk Yiu (Hong Kong) 21-14, 21-13, tapi kalah dari Chi Yu-jen (Taiwan) 21-14, 23-25, 15-21.
Alwi Farhan (20 tahun) jadi highlight: balas dendam atas Nhat Nguyen (Irlandia) 16-21, 21-12, 21-17 di 16 besar, lalu tekan Kunlavut Vitidsarn (Thailand) di perempat final sebelum kalah 14-21, 21-16, 8-21. Kemenangan atas Alex Lanier (Prancis) di babak 32 perkuat statusnya sebagai talenta masa depan.
Sektor Lain: Potensi yang Belum Maksimal
Ganda wanita dan campuran tak tembus jauh. Ketiga pasangan wanita (Febriana/Meilysa, Rachel/Febi, Lanny/Amallia) kalah di 16 besar lawan unggulan Jepang/Korea. Di campuran, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta kalah 19-21, 17-21 dari unggulan Thailand.
Dengan 10 wakil di main draw, hasil ini jadi modal positif menuju Hylo Open. Perak Fajar/Fikri dan QF Alwi dorong semangat akhir tahun. Pantau terus prestasi bulutangkis Indonesia!





Comments